Kelemahan Ampli Trafo (lanjutan tulisan yang lalu):

Ampli Trafo, selain memiliki beberapa keunggulan yang telah saya jelaskan dalam tulisan terdahulu, juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

1. Karena konstruksi Trafo sekarang sudah ditinggalkan karena dianggap “teknologi jadoel”, maka komponen utama berupa TRAFO IT/OT kini sudah tidak tersedia di pasaran. Terakhir model pabrikan yang mengeluarkan Ampli jenis ini adalah TOA Jepang, namun mulai th. 90-an TOA tidak lagi memproduksi Ampli Trafo, beralih ke produk Ampli OCL.  Sehingga untuk mendapatkan Trafo IT/OT saja harus merakit sendiri, dan ini tentunya perlu “keterampilan khusus”. Insya-allah dalam tulisan selanjutnya akan saya jelaskan cara teknis merakit Trafo IT/OT  (jadi ingat pelajaran SMP dulu tentang Teori Kumparan …he…he..he)

2. Perlu power supply yang bertegangan Stabil dan “match” dengan kebutuhan Transistor Final. Jika tegangan terlalu rendah, maka suara yang keluar menjadi serak atau sember. Namun jika tegangan terlalu tinggi, suara memang makin jernih namun Transistor akan cepat panas dan bisa rusak.

3. Dengan konstruksi “balance”, 2 (dua) blok Transistor Final  harus IDENTIK, sama persis baik type atau merk. Salah satu berubah karakteristinya (karena usia atau keausan) akan muncul cacat pada suara.

4. Terkait denga kondisi tersebut di atas, berakibat pada cara perakitan Ampli Trafo yang jauh lebih RUMIT bila dibandingkan merakit Ampli OTL atau OCL.

5. Efek induksi Trafo OT yang dominan pada frekuensi tengah, menyebabkan suara “lantang” dan melengking yang membuat telinga jadi “pengang”, sehingga Ampli Trafo adalah tipe “ampli lapangan” yang hanya cocok untuk kondisi luar ruangan. Untuk home teater tentunya tidak pas, tapi sangat cocok dipasang pada spkeaker corong buat azan di Masjid misalnya.

About these ads

3 Komentar (+add yours?)

  1. Anonymous
    Jul 18, 2012 @ 02:58:41

    Mw naxa, sy mw bertaukn dulu bhwa sy puxa 2bj travo 5A sanken. Pertaxaan sy maksimal bs berp speaker klo 2 travo itu dibuat ampli? Tks.

    Balas

  2. AHMAD SHOLEH
    Sep 30, 2012 @ 02:33:46

    maaf pak, itu jenis trafo PSU ya, wah karena datanya terbatas, saya blum bisa menentukan pak. kalo bisa sertakan dulu data Tegangan sekunddernya trafo PSU itu pak, brapa volt Vs-nya, trus model CT atau tunggal, baru bisa dihitung daya output maksimal dengan berbagai pilihan transistor final, baru dapat ditentutan berapa kombinasi speaker yg cocok.

    Balas

  3. Anonymous
    Nov 18, 2013 @ 00:15:59

    saya ada ampli toa suara bergetar seperti robot atau putus-putus. trafo ot juga berisik seperti ring kendor.transistor final dan driver diukur oke. trafo ot tidak bocor.dioda dan kapasitor tegangan input oke. apa komponen yang harus diganti?

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kelompok Judul:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: